Cara Menghitung Pajak Progresif Motor Update 2018

Advertisements

Cara Menghitung Pajak Progresif Motor – Pajak progresif motor merupakan jenis penilaian besar pajak yang berlaku di Indonesia untuk motor. Pajak progresif motor menjadi salah satu hal yang menjadi bahan perbincangan karena saat ini banyak sekali yang menggunakan motor sebagai alat transportasi. Bisa dipastikan jika hampir semua orang memiliki kendaraan motor, baik laki-laki maupun perempuan.

Motor menjadi pilihan alat transportasi favorit karena bisa membuat perjalanan menjadi lebih cepat apalagi didukung oleh adanya fasilitas jalan raya yang menghubungkan semua tempat. Namun harus diingat jika motor yang dimiliki dikenai pajak setiap bulannya dan pajak progresif motor ini besarnya tergantung dengan jumlah kendaraan motor yang Idotom miliki.

Pajak Progresif Motor

Pajak Progresif Motor

Perhitungan pajak progresif motor sebaiknya diketahui oleh Idotom sebagai tambahan wawasan dan juga bisa Idotom gunakan untuk menghitung pajak progresif motor yang akan Idotom bayarkan.

Berikut uraian pajak progresif motor yang bisa Idotom pelajari:

  1. Jumlah kendaraan yang Idotom miliki akan mempengaruhi jumlah pajak yang akan dibayarkan. Dengan kata lain, semakin banyak jumlah kendaraan yang dimiliki maka pajak progresif motor yang harus dibayar juga lebih besar. Cara menghitung jumlah kendaraan yang akan dikenakan pajak adalah dengan menghitung jumlah STNK dan BPKB yang tercatat atas nama Idotom. Tidak hanya dari nama, jika pada STNK dan BPKB tercatat alamat yang sama atas dua kendaraan yang berbeda maka juga akan terkena pajak progresif motor.
  2. Pembayaran pajak progresif motor dilakukan setiap tahun dengan perhitungan secara rinci dan tidak sembarangan. Mekanisme perhitungan khusus sudah ditetapkan secara resmi oleh Pemerintah. Secara umum, cara penghitungan pajak progresif motor menggunakan rumus:
Baca Juga :  Harga Truk Bekas Murah di Bawah 100 Juta Terbaru

Rumus penghitungan pajak progresif = (Presentase Pajak Progresif Kendaraan x NJKB) + SWDKLLJ

Advertisements

Keterangan:

  • NJKB merupakan singkatan dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Perhitungannya didapat dari (PKB/2 x 100). Jumlah PKB sendiri bisa dilihat pada STNK dan melalui online.
  • SWDKLLJ merupakan singkatan dari Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan dan besarnya SWDKLLJ yang dikenakan untuk motor adalah 35 ribu rupiah sedangkan untuk mobil pribadi sebesar 143 ribu rupiah.

Berikut presentase pajak progresif motor:

  1. Kepemilikan motor pertama akan dikenakan pajak sebesar 2%.
  2. Kepemilikan motor kedua akan dikenakan pajak sebesar 2,5%.
  3. Kepemilikan motor ketiga akan dikenakan pajak sebesar 3%.
  4. Kepemilikan motor keempat akan dikenakan pajak sebesar 3,5%.
  5. Kepemilikan motor kelima akan dikenakan pajak sebesar 4% dan seterusnya.

Perhitungan yang terjadi tidak bersifat mutlak karena ketetapan presentase pajak progresif secara riil tergantung pada peraturan daerah yang berlaku. Informasi tentang hal tersebut bisa dicari melalui Samsat atau melalui Google.
Selain mengetahui cara perhitungan pajak progresif motor, tidak ada salahnya jika Idotom juga mengetahui cara cek blokir kendaraan. Dengan mengetahui cara cek blokir kendaraan maka Idotom juga akan bisa cek STNK secara online.

Cara Cek Blokir Kendaraan

Zaman yang serba canggih ini memudahkan berbagai aktivitas yang Idotom lakukan, termasuk untuk urusan kendaraan bermotor seperti cek STNK online atau cara cek blokir kendaraan. Cara cek blokir kendaraan saat ini selain dengan cara datang langsung ke kantor Samsat juga bisa dilakukan dengan cara online.

Namun harus diketahui jika cara cek secara online belum bisa dinikmati oleh seluruh wilayah Indonesia. Jadi, untuk Idotom yang belum bisa menggunakan layanan ini bisa langsung bertanya dan cek melalui Samsat yang letaknya paling dekat dengan Idotom.

Baca Juga :  Cara Cek Pajak Kendaraan Jatim Update Tahun 2018

Cara cek blokir kendaraan bisa dilakukan dengan mengunjungi situs resmi yang sesuai dengan tempat tinggal Idotom. Jika sudah memasuki situsnya, Idotom bisa langsung memasukkan nomor kendaraan pada kolom Nomor Kendaraan. Setelah itu klik cari dan informasi yang dibutuhkan akan segera muncul.

Saat melakukan cek secara online bisa saja situs pengecekan tersebut akan down, untuk itu Idotom bisa menggunakan alternatif lain dengan cara mengirim SMS. Format SMS yang dikirimkan sesuai dengan wilayah masing-masing Idotom berada. Untuk mengetahuinya, Idotom bisa mencarinya terlebih dulu.

Advertisements

Itulah sedikit ulasan tentang pajak progresif motor dan sedikit informasi tentang cara cek blokir kendaraan. Semoga bermanfaat.

Advertisements
Cara Menghitung Pajak Progresif Motor Update 2018 | Kukuh Hilmawan | 4.5