Pengertian Transmisi Mobil dan Motor Beserta Tipenya

Advertisements

Pengertian Transmisi Mobil dan Motor – Para pecinta dunia otomotif tidak akan asing dengan adanya transmisi yang dimiliki oleh mobil dan motor. Apalagi memang diharapkan kita tidak hanya menggunakan kendaraan untuk mobilitas sehari – hari. Namun juga diperhatikan bagaimana awet tidaknya komponen yang ada serta perawatan yang dibutuhkan. Sementara ketika memilih mobil atau motor, pertimbangan yang juga muncul adalah bagaimana transmisi yang ditawarkan. Bagi para pemula, mengenal tiap komponen dari kendaraan adalah suatu keharusan. Hal ini bisa memudahkan kita untuk melakukan perawatan oleh diri sendiri. Dimulai dari mengerti apa itu pengertian transmisi.

Secara umum, transmisi adalah komponen sistem pemindah tenaga atau yang disebut dengan power train. Beberapa fungsinya adalah meneruskan tenaga atau putaran mesin dari yang bermula pada kopling ke poros propeler. Juga sebagai pengubah dari momen yang dihasilkan mesin menjadi sesuai dengan kebutuhan atau beban mesin dan juga bagaimana kondisi jalan.

Mengenal Pengertian Transmisi dan Komponennya

Pengertian Transmisi

Ada beberapa tipe atau jenis transmisi. Seperti misalnya transmisi otomatis yang merupakan perpindahan gigi percepata ndengan cara otomatis. Agar bisa mengubah tingkat kecepatan secara otomatis maka digunakanlah mekanisme gesek dan juga tekanan minyak transmisi otomatis. Yang ada pada transmisi otomatis roda gigi planetari sendiri memiliki fungsi agar bisa mengubah tingkat kecepatan dan juga torsi seperti yang ada pada roda gigi di transmisi manual.

Baca Juga :  Cara Menghitung Pajak Progresif Motor Update 2018

Sementara masyarakat sendiri memang lebih cenderung untuk menggunakan transmisi otomatis. Hal ini dikarenakan agar semakin meningkat dan juga beberapa tahun kemarin memang khusus untuk mobil yang mewah. Bahkan di type tertentu semuanya menggunakan transmisi otomatis. Misalnya saja yang terjadi pada kendaraan Yamaha Mio dan juga Honda Vario.

Advertisements

Cara kerja dari transmisi otomatis ini disebut dengan CVT atau Continuous Variable Transmission. CVT adalah sistem perpindahan kecepatan secara full dan sesuai dengan putaran mesin. Sistem ini memang tidak menggunakan gigi transmisi namun sebagai gantinya adalah menggunakan 2 buah pulley bagian depan dan belakang. Dihubungkan dengan adanya sabuk V Belt. Sistem ini yang akan membuat pengendara lebih mudah tidak perlu mengoperasikan perpindahan gigi.

Keunggulan dari CVT ini memang tidak hanya karena pengoperasian yang mudah tetapi juga perawatan yang relatif murah. Kondisi V-belt juga harus diperhatikan setiap 20.000 km tergantung bagaimana cara pemakaian dan juga kondisi medan jalan. Apabila V-belt ini sudah retak atau memanjang maka sebaiknya segera ganti dengan yang baru.

Pengertian Transmisi Manual dan juga Komponen Transmisi Lainnya

Transmisi manual adalah sistem transmisi yang memerlukan pengendara untuk menarik atau menekan sendiri. Baik untuk motor ataupun mobil, kita perlu memindah gigi percepatan dengan cara manual. Kebalikan dari sistem transmisi otomatis. Gigi percepatan sendiri dirangkai di dalam kotak gigi untuk beberapa kecepatan. Misalnya kisaran antara 3 gigi percepatan maju hingga 6 gigi percepatan maju dan juga 1 gigi mundur atau R. Untuk gigi percepatan yang digunakan sendiri tergantung pada kecepatan kendaraan.

Pengertian transmisi ini akan membawa anda untuk mengenal apa saja komponen transmisi di dalamnya. Komponen yang tersedia seperti input transmisi, gigi transmisi, gigi penyesuaian, garpu pemindah, tuas penghubung, tuas pemindah persneling hingga bak transmisi. Juga mencakup poros output, bantalan atau laker bearing, pemanjangan bak, gigi konter hingga speedometer gear.

Baca Juga :  Butuh Mobil? Miliki Kredit Mobil Murah Cicilan 1 Juta Ini

Ada beberapa macam transmisi manual seperti tipe sliding mesh. Tipe constant mesh dan juga tipe sincromesh. Masing – masing transmisi ini memang berbeda dan tentu cara kerjanya berbeda untuk tiap jenis kendaraan seperti motor dan mobil.

Cara kerja transmisi manual ini terdiri dari 4 kecepatan yaitu pada posisi N atau netral. Posisi Gigi 1 yang mana jika tuas ditekan ke arah kiri dan ditarik ke belakang maka gear selection fork nanti bisa menghubungkan unit sincromesh yang berkaitan dengan gigi tingkat 1. Posisi 1 sendiri menghasilkan putaran yang lambat. Berbeda dengan posisi gigi 2 yang mana ketika tuas ditekan ke arah kiri dan didorong ke depan maka selector fork bisa menggerakkan hub sleave yang membuat unit sincromesh menjadi terhubung dengan roda gigi tingkat 2.

Advertisements

Di Posisi Gigi 3, jika tuas ditarik lurus ke belakang maka selector fork ini bisa menggerakkan hub sleave yang nantinya menghubungkan unit sincromesh agar bisa berkaitan dengan gigi tingkat 3. Posisi 3 ini menghasilkan putaran yang cukup cepat jika dibandingkan dengan posisi 2 begitu seterusnya.

Memahami bagaimana pengertian transmisi setidaknya membuat kita mengerti kegunaannya juga pada kendaraan kita. Komponen – komponen transmisi memang begitu banyak dengan cara kerja dan fungsinya masing – masing.

Artikel Menarik Lainnya :

Baca Juga :  Cara Cek Plat Nomor Jakarta Secara Online yang Mudah
Advertisements
Pengertian Transmisi Mobil dan Motor Beserta Tipenya | Kukuh Hilmawan | 4.5